Siapa yang tidak suka gummy candy? Permen kenyal yang manis dan berwarna-warni ini telah menjadi favorit banyak orang di segala usia. Gummy candy dapat dinikmati sebagai camilan, hidangan penutup, atau bahkan dekorasi untuk kue dan makanan penutup lainnya.
Gummy candy biasanya terbuat dari gelatin, gula, air, dan perasa. Gelatin adalah jenis protein yang berasal dari kolagen, sehingga gummy candy kaya akan asam amino. Selain gelatin, beberapa jenis gummy candy juga dibuat dengan pektin, pati, atau agar-agar.
Gummy candy pertama kali dibuat di Jerman pada awal tahun 1900-an. Seorang pengusaha bernama Hans Riegel mencampurkan gelatin dengan gula dan jus buah untuk membuat permen kenyal. Riegel menamai permennya "Haribo," yang merupakan singkatan dari Hans Riegel Bonn.
Gummy candy dengan cepat menjadi populer di Jerman dan negara-negara lain di Eropa. Pada tahun 1960-an, gummy candy mulai diproduksi di Amerika Serikat dan segera menjadi populer juga.
Ada banyak jenis gummy candy yang tersedia di pasaran, antara lain:
Gummy candy juga tersedia dalam berbagai rasa, seperti buah, soda, dan bahkan bacon. Beberapa gummy candy bahkan dibuat dengan isian, seperti krim atau selai. Jadi apapun selera Anda, Anda pasti dapat menemukan gummy candy yang Anda sukai.
Meskipun gummy candy sering dikaitkan dengan makanan yang tidak sehat, namun sebenarnya ada beberapa manfaat kesehatannya. Gummy candy yang dibuat dengan gelatin dapat membantu meningkatkan kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Gelatin juga dapat membantu meredakan nyeri sendi.
Selain itu, beberapa jenis gummy candy juga diperkaya dengan vitamin dan mineral. Jadi Anda dapat menikmati gummy candy sambil tetap menjaga kesehatan Anda.
Jika Anda ingin membuat gummy candy sendiri, Anda dapat mengikuti resep berikut:
Bahan:Gummy candy adalah camilan yang lezat dan menyenangkan yang disukai oleh semua orang. Gummy candy dapat dinikmati dalam berbagai cara, dan bahkan ada beberapa manfaat kesehatannya. Jadi lain kali Anda mencari camilan, pastikan untuk mencoba gummy candy!