Sebagai penggemar sepak bola, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan nama Al-Ahli. Klub yang bermarkas di Dubai, Uni Emirat Arab ini memang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di kawasan Timur Tengah.
Sejarah Al-Ahli dimulai pada tahun 1970, ketika klub ini didirikan dengan nama Al-Shaab. Pada tahun 1974, klub ini berganti nama menjadi Al-Ahli, yang berarti "klub rakyat".
Prestasi Al-Ahli sangat mentereng. Klub ini telah menjuarai Liga Uni Emirat Arab sebanyak 14 kali, Piala Presiden UEA sebanyak 10 kali, dan Piala Super UEA sebanyak 6 kali. Di kancah Asia, Al-Ahli juga pernah menjadi runner-up Liga Champions AFC pada tahun 2015.
Salah satu hal yang membuat Al-Ahli menjadi klub yang disegani adalah karena memiliki skuad yang diisi oleh pemain-pemain bintang. Beberapa pemain terkenal yang pernah memperkuat Al-Ahli antara lain Grafite, Asamoah Gyan, dan Ahmed Khalil.
Saat ini, Al-Ahli ditangani oleh pelatih asal Portugal, Leonardo Jardim. Di bawah kepemimpinan Jardim, Al-Ahli diharapkan dapat terus meraih prestasi dan menjadi salah satu klub terkuat di Asia.
Kejayaan Al-Ahli tidak terlepas dari dukungan penuh dari pemerintah Dubai. Klub ini memiliki fasilitas latihan yang memadai dan stadion yang megah. Stadion Al-Rashid, yang menjadi markas Al-Ahli, memiliki kapasitas lebih dari 10.000 penonton.
Selain itu, Al-Ahli juga memiliki basis penggemar yang sangat besar. Para pendukung Al-Ahli dikenal sangat fanatik dan selalu memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.
Beberapa pemain terkenal yang pernah memperkuat Al-Ahli antara lain:
Saat ini, Al-Ahli ditangani oleh pelatih asal Portugal, Leonardo Jardim.
Stadion Al-Rashid adalah markas Al-Ahli dan memiliki kapasitas lebih dari 10.000 penonton.
Kejayaan Al-Ahli tidak terlepas dari dukungan penuh dari pemerintah Dubai.
Al-Ahli memiliki basis penggemar yang sangat besar dan sangat fanatik.